Mahasiswa Pendidikan Sejarah USBR Laksanakan Penelitian Lapangan di Bendungan Lama Pamarayan

Rangkasbitung — Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (USBR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pembelajaran berbasis sejarah lokal melalui kegiatan penelitian lapangan di Bendungan Lama Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten pada hari Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah sebagai bagian dari implementasi pembelajaran kontekstual dan penerapan metode penelitian sejarah secara langsung di lapangan.

Bendungan Lama Pamarayan merupakan salah satu peninggalan penting masa kolonial Belanda yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan sistem irigasi dan pertanian di wilayah Banten. Keberadaan bendungan ini tidak hanya mencerminkan perkembangan teknologi infrastruktur pada masanya, tetapi juga menunjukkan bagaimana kebijakan kolonial memengaruhi kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan penelitian tersebut, mahasiswa melakukan observasi langsung terhadap struktur fisik bendungan, saluran air, serta lingkungan di sekitarnya. Pengamatan lapangan ini menjadi dasar bagi mahasiswa untuk memahami kondisi aktual peninggalan sejarah sekaligus membandingkannya dengan data historis yang diperoleh dari sumber tertulis. Selain itu, mahasiswa juga melakukan pencatatan lapangan dan diskusi kelompok untuk memperdalam analisis sejarah Bendungan Lama Pamarayan dari berbagai sudut pandang.

Kegiatan ini dirancang untuk melatih mahasiswa dalam menerapkan tahapan penelitian sejarah, mulai dari pengamatan sumber, pengumpulan data, hingga analisis awal terhadap temuan lapangan. Dengan turun langsung ke lokasi bersejarah, mahasiswa tidak hanya mempelajari sejarah sebagai narasi masa lalu, tetapi juga sebagai realitas yang masih dapat ditelusuri melalui peninggalan fisik dan konteks ruangnya.

Penelitian lapangan ke Bendungan Lama Pamarayan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian situs sejarah lokal. Mahasiswa diajak untuk melihat bahwa peninggalan sejarah memiliki nilai edukatif yang besar dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran, khususnya dalam pendidikan sejarah di sekolah.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Setia Budhi Rangkasbitung menegaskan perannya dalam mencetak calon pendidik sejarah yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan penelitian dan kepedulian terhadap warisan sejarah daerah. Kegiatan penelitian lapangan diharapkan mampu memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat identitas sejarah lokal sebagai bagian dari sejarah nasional.

Ke depan, Program Studi Pendidikan Sejarah USBR berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan akademik berbasis lapangan dengan memanfaatkan potensi sejarah lokal di Banten. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pengembangan keilmuan sejarah yang relevan, aplikatif, dan berkontribusi pada pelestarian nilai-nilai sejarah bagi generasi mendatang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *